Baru Bekerja? Ini Dia Cara Atur Keuangan dengan Baik

Baru Bekerja? Ini Dia Cara Atur Keuangan dengan Baik

 

Bekerja serta sudah memiliki penghasilan setiap bulannya, mungkin Anda sangat bersemangat untuk mewujudkan berbagai macam mimpi yang mungkin belum bisa diwujudkan saat masih berada di bangku kuliah contohnya seperti berlibur ke berbagai tempat, membeli barang branded dan yang lainnya.

 

Semua dapat diwujudkan dengan gaji bulanan. Sudah pasti dengan asumsi gaji yang Anda terima memang mencukupi. Kenyataannya, saat awal bekerja, malah sering terjadi masalah keuangan, apalagi mereka yang terlalu bersemangat menggunakan gaji untuk hal yang tak penting. Seberapa besar gaji akan tetap dibutuhkan pengelolaan yang baik. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar gaji tetap cukup ketika masa awal bekerja.

 

Rencanakan Pengeluaran Bulanan dengan Baik

 

Keuangan memerlukan perencanaan yang benar-benar matang dari awal. Oleh sebab itu penting bagi Anda mempunyai budget yang cerdas. Luangkan waktu untuk membuat sebuah budget bulanan agar dapat menyusun dengan selektif mungkin. Jangan lupa memasukkan semua pos pengeluaran. Sesuaikan jumlah pengeluaran dengan gaji yang Anda terima sekarang. Upayakan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat pokok terlebih dahulu.

 

Jangan Lupa Dana Tabungan

 

Prioritaskan untuk mempunyai dana tabungan tetap setiap bulan, pisahkan dana ini saat gaji Anda cair. Anda bisa membuka sebuah rekening berbeda yang dikhususkan untuk tabungan. Menabung dengan teratur bisa membuat kita lebih mudah mencapai tujuan keuangan.

 

Dana Investasi

 

Tak hanya tabungan, dana investasi juga tak boleh dilupakan. Tidak ada salahnya tertib menjalankan tujuan keuangan dari awal bekerja. Apalagi jika gaji masih memungkinkan untuk hal tersebut. Lakukan investasi dengan menyisihkan sebagian gaji di masa awal bekerja. Karena semakin cepat Anda berinvestasi, akan semakin dekat juga tujuan keuangan Anda tercapai. Tak perlu mengalokasikan dana investasi dalam jumlah besar, cukup 10% dari gaji Anda.

 

30% Untuk Kebutuhan Pribadi

 

Walaupun sudah bekerja, bukan berarti Anda tak bisa bersenang-senang serta melakukan hal-hal yang Anda suka. Jangan pelit pada diri sendiri karena Anda juga memerlukan hiburan. Pisahkan dana khusus untuk hobi dan hal menyenangkan. Tetapi, Anda juga harus bijak untuk menentukan jumlahnya. Sisihkan 30% untuk kesenangan pribadi.

Sumber : Hashtagoption

4 Tips Mudah Bebas Repot Saat Pindahan Rumah

4 Tips Mudah Bebas Repot Saat Pindahan Rumah

Bagi sebagaian besar orang terutama pasangan pengantin baru, momen yang bikin stress dan pusing adalah pindahan rumah. Pindahan rumah akan terasa berkali lipat lebih melelahkan bila Anda tidak merencanakannya dengan baik. Saat pindahan rumah, proses pengepakan dan sortir barang wajib dilakukan, belum lagi penataan di rumah baru yang jelas menguras tenaga.

Supaya tidak stress dan ribut dengan pasangan karena proses pindah rumah yang melelahkan, penting sekali untuk memiliki rencana packing efisien. Tidak hanya mempermudah Anda saat membuka dan membongkar barang namun juga mempermudah Anda disaat menata ulang barang-barang rumah tangga di rumah yang baru. Berikut ini tipsnya:

Pisahkan Benda Mudah Pecah

Untuk mempermudah pekerjaan Anda saat bongkar barang di rumah baru, ada baiknya bila Anda memisahkan semua benda ke dalam 2 kategori, yaitu benda yang rawan pecah dengan benda yang tidak mudah pecah. Ada banyak sekali jenis benda mudah pecah, seperti peralatan makan, vas dan guci, hiasan dari kaca dst. Supaya lebih awan, gunakan bubble wrap saat membungkus barang yang mudah pecah sehingga tidak mudah rusak saat dibawa dalam perjalanan.

Beri Label

Pemberian label itu wajib, agar Anda tidak pusing saat mencari barang di rumah baru, alangkah bijaknya bila Anda memberikan label di semua barang yang akan Anda kemas. Mulai dari pakaian, sepatu, alat makan, bahkan buku. Pemberian label bisa Anda lakukan di kardus yang Anda gunakan, jadi saat waktunya membongkar barang, Anda bisa menghemat banyak waktu.

Kemas Barang Dengan Benar

Mengemas barang mungkin bukan menjadi keahlian Anda, namun karena ini menjadi kebutuhan yang penting saat ini, usahakan agar hasil kemasan Anda rapi dan benar, kemasan yang rapi akan mempermudah pekerjaan Anda saat melakukan penataan barang.

Siapkan Beberapa Baju

Jangan memasukkan pakaian Anda semuanya ke dalam kardus, sisakan beberapa pakaian untuk beberapa hari, setidaknya cara ini jauh lebih efektif daripada membongkar lagi barang-barang yang telah dikemas rapi, susun beberapa potong baju ke dalam koper agar lebih praktis.

Sumber : Indolexa

 

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan Usaha

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan Usaha

Pajak penghasilan berdasarkan pada pasal 25 atau Pajak Penghasilan 25 merupakan pajak yang dibebankan untuk orang pribadi, badan hukum dan perusahaan atas penghasilan yang diperoleh. Dasar hukum pajak penghasilan merupakan UU nomor 7 Tahun 1983, yang kemudian telah mengalami perubahan secara berturut-turut dari UU nomor 7 tahun 1991, UU nomor 10 tahun 1994, UU nomor 17 tahun 2000 serta UU noor 36 tahun 2008.

3 Klarifikasi Tarif Bagi Badan Usaha

Setidaknya ada tiga klarifikasi tarif terhadap badan usaha di mana penghasilan brutonya berbeda.

  • Penghasilan kotor yang kurang dari Rp. 4.8 miliar akan dikenakan tarif pajak 1%x penghasilan kotor
  • Sedangkan untuk penghasilan lebih dari Rp. 4.8 miliar hingga Rp. 50 miliar akan dikenakan tarif pajak 0.25-(0.6 miliar/per penghasilan kotorx PKP)
  • Terakhir jika penghasilan kotor melebihi Rp. 50 miliar akan dikenakan tarif sebanyak 25% x PKP

Contoh Perhitungan Pajak

Pada tahun lalu, PT Sentosa Selalu mendapatkan penghasilan kotor kurang lebih sebesar Rp. 3 miliar, maka besaran pajak penghasilan yang harus dibayarkan mereka adalah Rp. 3 miliarx1%= Rp 30 juta. Namun, proses perhitungan pajak tidak sesederhana itu, perlu dibuat catatan selama periode tahun 2017, sehingga PT Sentosa Selalu telah dinyatakan menyetor pajak penghasilan dari karyawannya ke negara sebesar Rp. 8 juta serta pajak PPH dengan pasal 23 sebanyak Rp. 2 juta. Bila dikalkulasikan pajak penghasilan terutang dari PT Sentosa Selalu adalah Rp. 30 juta-Rp. 2 juta-Rp. 8 juta=Rp. 20 juta.

Perhitungan Pajak Dengan Penghasilan Melebihi Rp. 4.8 miliar-Rp. 50 miliar

  1. Indah Merakyat telah mendapatkan penghasilan kotor tahun 2017 dengan total Rp. 10 miliar maka PKP mereka Rp. 3 miliar, besarnya pajak yang dibebankan pada PT. Indah Merakyat ini menggunakan formula berikut ini:

(0.25-(0.6 miliar dari gross income) PKP. Bila dihitung menjadi (0.25-(0.6 miliar 10 miliar) 3 Miliar (PKP) menghasilkan Rp. 570 juta dari total 19%. Adanya catatan pembukuan selama periode 2017, PT Indah Merakyat telah menyetorkan pajak dari penghasilan karyawan sebesar Rp. 200 juta, serta PPH Pasal 23 yang mencapai Rp. 100 juta. Pajak penghsilan PT Indah Merakyat kurang lebih Rp. 570 juta-Rp. 100 juta-Rp. 200 juta= Rp. 270 juta.

Sumber : smconsult