Category Archives: Keuangan

4 Tips Menjadi Ahli Pajak

4 Tips Menjadi Ahli Pajak

Smconsult – Banyak yang berpendapat jika menguasai pengetahuan khususnya ilmu perpajakan itu harus dilakukan melalui bangku kuliah, padahal mencari dan menemukan pengetahuan itu sumbernya banyak sekali, bukan hanya dosen dan buku modul saja yang bisa memberikannya.

Anda yang berencana untuk mengambil jurusan akuntansi atau ilmu perpajakan, harus mengetahui beberapa tips mempelajari pajak supaya menjadi ahlinya di bawah ini:

Memahami Dasar Tentang Ilmu Perpajakan

Mempelajari basic sangatlah penting, bagaimana Anda bisa memahami pelajaran utama jika basic tentang ilmu pajaknya saja tidak Anda ketahui dengan baik. Setidaknya, Anda harus tahu apa yang dimaksud dengan ketentuan umum perpajakan? Apa itu PPh? Atau PPN? Dan apa saja jenis pajak? Akan lebih baik lagi jika Anda membaca UU mengenai perpajakan.

Mengikuti Forum Diskusi Seputar Pajak

Setiap hari Anda mengikuti kelas pajak, namun rasanya ilmu yang ditangkap masih kurang, Anda belum memahami dengan baik apa yang disampaikan oleh dosen. Dibutuhkan media atau sarana lain untuk mempelajari ilmu perpajakan, Anda yang tertarik untuk banyak belajar pajak, bisa mengikuti forum diskusi seputar pajak, biasanya akan banyak orang yang menyampaikan pendapat mereka seputar pajak di forum, dan sebagai anggota, Anda diperkenankan untuk bertanya atau bahkan menyampaikan pendapat. Forum diskusi ini akan menambah pengetahuan Anda seputar pajak, yang tadinya tidak tahu menjadi lebih tahu dan mengenal.

Mencari Ilmu Melalui Blog Pajak

Mendapatkan ilmu pajak pun bisa dilakukan dengan banyak membaca di blog pajak eksklusif yang menyediakan bacaan yang ringan dibaca namun sangat mendidik. Ada banyak sekali blog pajak yang menyediakan informasi penting mengenai pajak yang cocok sekali bagi Anda yang tertarik masuk di dunia perpajakan.

Software Kumpulan Peraturan Tentang Perpajakan

Jika Anda memiliki cukup modal untuk membeli buku, maka Anda bisa mulai mengumpulkan modal untuk membeli software kumpulan peraturan mengenai perpajakan. Software ini sangat bermanfaat karena bisa digunakan untuk mempermudah Anda dalam mencari peraturan perpajakan yang berhubungan dengan kasus pajak yang saat ini sedang Anda pelajari.

Baru Bekerja? Ini Dia Cara Atur Keuangan dengan Baik

Baru Bekerja? Ini Dia Cara Atur Keuangan dengan Baik

 

Bekerja serta sudah memiliki penghasilan setiap bulannya, mungkin Anda sangat bersemangat untuk mewujudkan berbagai macam mimpi yang mungkin belum bisa diwujudkan saat masih berada di bangku kuliah contohnya seperti berlibur ke berbagai tempat, membeli barang branded dan yang lainnya.

 

Semua dapat diwujudkan dengan gaji bulanan. Sudah pasti dengan asumsi gaji yang Anda terima memang mencukupi. Kenyataannya, saat awal bekerja, malah sering terjadi masalah keuangan, apalagi mereka yang terlalu bersemangat menggunakan gaji untuk hal yang tak penting. Seberapa besar gaji akan tetap dibutuhkan pengelolaan yang baik. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar gaji tetap cukup ketika masa awal bekerja.

 

Rencanakan Pengeluaran Bulanan dengan Baik

 

Keuangan memerlukan perencanaan yang benar-benar matang dari awal. Oleh sebab itu penting bagi Anda mempunyai budget yang cerdas. Luangkan waktu untuk membuat sebuah budget bulanan agar dapat menyusun dengan selektif mungkin. Jangan lupa memasukkan semua pos pengeluaran. Sesuaikan jumlah pengeluaran dengan gaji yang Anda terima sekarang. Upayakan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat pokok terlebih dahulu.

 

Jangan Lupa Dana Tabungan

 

Prioritaskan untuk mempunyai dana tabungan tetap setiap bulan, pisahkan dana ini saat gaji Anda cair. Anda bisa membuka sebuah rekening berbeda yang dikhususkan untuk tabungan. Menabung dengan teratur bisa membuat kita lebih mudah mencapai tujuan keuangan.

 

Dana Investasi

 

Tak hanya tabungan, dana investasi juga tak boleh dilupakan. Tidak ada salahnya tertib menjalankan tujuan keuangan dari awal bekerja. Apalagi jika gaji masih memungkinkan untuk hal tersebut. Lakukan investasi dengan menyisihkan sebagian gaji di masa awal bekerja. Karena semakin cepat Anda berinvestasi, akan semakin dekat juga tujuan keuangan Anda tercapai. Tak perlu mengalokasikan dana investasi dalam jumlah besar, cukup 10% dari gaji Anda.

 

30% Untuk Kebutuhan Pribadi

 

Walaupun sudah bekerja, bukan berarti Anda tak bisa bersenang-senang serta melakukan hal-hal yang Anda suka. Jangan pelit pada diri sendiri karena Anda juga memerlukan hiburan. Pisahkan dana khusus untuk hobi dan hal menyenangkan. Tetapi, Anda juga harus bijak untuk menentukan jumlahnya. Sisihkan 30% untuk kesenangan pribadi.

Sumber : Hashtagoption

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan Usaha

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan Usaha

Pajak penghasilan berdasarkan pada pasal 25 atau Pajak Penghasilan 25 merupakan pajak yang dibebankan untuk orang pribadi, badan hukum dan perusahaan atas penghasilan yang diperoleh. Dasar hukum pajak penghasilan merupakan UU nomor 7 Tahun 1983, yang kemudian telah mengalami perubahan secara berturut-turut dari UU nomor 7 tahun 1991, UU nomor 10 tahun 1994, UU nomor 17 tahun 2000 serta UU noor 36 tahun 2008.

3 Klarifikasi Tarif Bagi Badan Usaha

Setidaknya ada tiga klarifikasi tarif terhadap badan usaha di mana penghasilan brutonya berbeda.

  • Penghasilan kotor yang kurang dari Rp. 4.8 miliar akan dikenakan tarif pajak 1%x penghasilan kotor
  • Sedangkan untuk penghasilan lebih dari Rp. 4.8 miliar hingga Rp. 50 miliar akan dikenakan tarif pajak 0.25-(0.6 miliar/per penghasilan kotorx PKP)
  • Terakhir jika penghasilan kotor melebihi Rp. 50 miliar akan dikenakan tarif sebanyak 25% x PKP

Contoh Perhitungan Pajak

Pada tahun lalu, PT Sentosa Selalu mendapatkan penghasilan kotor kurang lebih sebesar Rp. 3 miliar, maka besaran pajak penghasilan yang harus dibayarkan mereka adalah Rp. 3 miliarx1%= Rp 30 juta. Namun, proses perhitungan pajak tidak sesederhana itu, perlu dibuat catatan selama periode tahun 2017, sehingga PT Sentosa Selalu telah dinyatakan menyetor pajak penghasilan dari karyawannya ke negara sebesar Rp. 8 juta serta pajak PPH dengan pasal 23 sebanyak Rp. 2 juta. Bila dikalkulasikan pajak penghasilan terutang dari PT Sentosa Selalu adalah Rp. 30 juta-Rp. 2 juta-Rp. 8 juta=Rp. 20 juta.

Perhitungan Pajak Dengan Penghasilan Melebihi Rp. 4.8 miliar-Rp. 50 miliar

  1. Indah Merakyat telah mendapatkan penghasilan kotor tahun 2017 dengan total Rp. 10 miliar maka PKP mereka Rp. 3 miliar, besarnya pajak yang dibebankan pada PT. Indah Merakyat ini menggunakan formula berikut ini:

(0.25-(0.6 miliar dari gross income) PKP. Bila dihitung menjadi (0.25-(0.6 miliar 10 miliar) 3 Miliar (PKP) menghasilkan Rp. 570 juta dari total 19%. Adanya catatan pembukuan selama periode 2017, PT Indah Merakyat telah menyetorkan pajak dari penghasilan karyawan sebesar Rp. 200 juta, serta PPH Pasal 23 yang mencapai Rp. 100 juta. Pajak penghsilan PT Indah Merakyat kurang lebih Rp. 570 juta-Rp. 100 juta-Rp. 200 juta= Rp. 270 juta.

Sumber : smconsult